Gairahkan Gerakan Sadar Wakaf, ICAST UNIDA Gelar GISWAF di Pondok Modern Darussalam Gontor

 Featured
gairahkan-gerakan-sadar-wakaf-icast-unida-gelar-giswaf-di-pondok-modern-darussalam-gontor

UNIDA Gontor Kampus Rabithah – Jum’at (23/6/2023) ICAST Unida Gontor memperkuat wawasan mahasiswa mengenai wakaf, khususnya mahasiswa UNIDA Gontor kampus Rabithah. ICAST UNIDA Gontor menyelenggarakan Gerakan indonesia Sadar Wakaf (GISWAF) di kampus Gontor. Acara dimulai pukul 08.30 WIB di aula Rabithah Gontor Pusat, dan dihadiri oleh Dr. Kholid Muslih, M.A. Direktur Sarjana UNIDA Gontor, dan M. Syahruddin, Msc. Fin. Direktur ICAST UNIDA Gontor.

Perfotoan Pemateri bersama Peserta GISWAF

Pada event ini, ICAST UNIDA Gontor menggelar seminar kepada mahasiswa UNIDA Gontor tentang Wakaf dan islamic worldview, Regulasi wakaf, Fiqh wakaf dan Ekonomi wakaf. Pada sambutannya, Direktur Sarjana UNIDA Gontor Dr. Kholid Muslih, M.A. berharap, bahwasannya melalui seminar wakaf ini dapat menancapkan perspektif pandang bahwa wakaf diimplementasikan menjadi life style, yang mana dapat memberikan daya positif bagi dirinya sendiri dan umat islam.

Adapun poin penting yang disampaian daripada para pemateri, pada sesi pertama disampaikan oleh Direktur ICAST UNIDA Gontor, M. Syahruddin, Msc. Fin., tentang Wakaf dan Islamic Worldview, akan hakikat makna dari masing masing pengertian dari infaq, shadaqah kepada yang haram dan shadaqah untuk agama Allah (fi sabilillah). Lalu pada sesi kedua disampaikan oleh Divisi Publikasi dan Riset ICAST UNIDA Gontor Fadhila Tianti Mudi Awalia, S.H., M.H. tentang Fikih Wakaf, pada peranan akan  pengertian masing masing macam wakaf yang berfungsi untuk mendetailkan peran penting perwakafan dalam bidang pendidikan, ekonomi sampai sumbangsihnya pada negara.

Pemaparan Materi Waqf and Islamic Worldview oleh Al Ustadz Syahruddin, Msc. Fin.

Dan pada sesi ketiga disampaikan oleh Divisi Sekretaris ICAST UNIDA Gontor, Khuru’in Zahro’, S.H., M.H. tentang Regulasi Wakaf, bahwa overview wakaf di Indonesia sebagai negara dermawan, memiliki teritorial luas, banyaknya nadzhir wakaf, dan banyaknya operasional bank syari’ah yang menjadi potensi dengan pengelolaan wakaf standar intenasional. Serta pada sesi akhir, yang disampaikan oleh Divisi

Pelatihan dan Pemberdayaan Nadzhir Wakaf, Arizqiya Nurfattah, S.E., M.H., tentang Ekonomi Wakaf, bahwa inevstasi wakaf dengan implementasi falsafah wakaf dari ijithad dan qiyasi, daripada wakif yang ikhlas memberi, lalu nadzhir yang amanah akan menciptakan perataan manfaat bagi seluruh masyarakat. Acara dilanjutkan dengan tanya – jawab lalu perfotoan bersama.

Reporter: Ibnu Hamam

Leave a Reply