Syiarkan Wakaf, ICAST UNIDA Gontor Didik Masyarakat Lewat SUARGO FM

syiarkan-wakaf-icast-unida-gontor-didik-masyarakat-lewat-suargo-fm

ICAST UNIDA Gontor – Rabu, 9 Agustus International Centre for Awqaf Studies (ICAST UNIDA Gontor) bersama Suara Gontor FM (SUARGO FM) kembali menggelar DIRASAH (Dialog Seputar Tsaqofah dan Marifah) yang dilaksanakan di ruangan Studio SUARGO FM dengan materi “Fikih Wakaf” yang dibawakan oleh Al Ustadz Azidni Rofiqo, S.E.I, M.E..

Divisi Riset dan Publikasi, divisi ini hadir dalam rangka menjadi Waqf Research Centre, pusat penelitian dan publikasi terkait studi wakaf di berbagai sektor (perbankan syariah dan konvensional, lembaga keuangan non-perbankan, pasar modal syariah, bahkan ekonomi pesantren). Hasil riset yang dipublikasikan nanti diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan ditargetkan untuk memberikan referensi untuk ekonomi berkelanjutan berbasis wakaf serta rekomendasi kebijakan wakaf bagi para pemangku kepentingan, pelaku bisnis dan masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan Divisi Riset dan Publikasi adalah menyelenggarakan ABDIMAS terkait wakaf. Kegiatan ini merupakan edukasi masyarakat terkait pentingnya wakaf bagi umat. Peserta ABDIMAS berasal dari pendengar suargo FM di sekitar Ponorogo, yang diisi oleh pemateri dari internal ICAST dan dilaksanakan secara langsung di Studio Suargo FM

Diantara yang pemateri sampaikan adalah “Keterkaitan antara status kepemilikan wakif terhadap benda wakaf setelah diwakafkan berimplikasi pada kewenangan atas perlakuan wakif terhadap benda wakaf tersebut yang oleh hadis riwayat umar memuat tiga tindakan yaitu dijual, dihibahkan dan diwariskan. Terhadap hal tersebut Abu Hanifah menyatakan bahwa harta wakaf masih milik wakif, maka wakif boleh memperlakukan apa saja terhadap harta wakaf seperti menjual, menghibakan, dan mewariskan termasukmengagunkanharta benda wakaf. Berbeda dengan Hanafi, Maliki sekalipun menyatakan bahwa harta wakaf milik wakif, tetapi wakif tidak punya hak untuk mendayagunakan harta wakaf secara pribadi dalam bentuk apapun. Sedangkan Syafii dan Hanbali menyatakan putusnya kepemilikan harta wakaf dengan wakif sehingga wakif terputus haknya terhadap harta wakaf. Kedua, kelanggengan atau keabadian objek wakaf yang terkait erat dengan objek wakaf yang bergerak. Oleh karena itu mewakafkan harta bergerak harus melekat dengan harta tak bergerak seperti wakaf alat pertanian terkait dengan sawah, dan sebagainya.”

Dengan hal ini ICAST UNIDA Gontor berharap dapat senantiasa mendidik dan mengedukasi masyarakat islam tentang wakaf dan mampu istiqomah dalam menjalankan amanat Trimurti selaku pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor.

Leave a Reply